Kamis, 01 Juli 2010

Ivan Gunawan as Designer

Tambah Wawasan Masyarakat, JP Beauty Fest Hadirkan Ivan Gunawan
(SURABAYA)





Kehadiran Ivan Gunawan di ajang Jawa Pos Beauty Fest kemarin (30/1) sore mampu menambah wawasan masyarakat serta para perancang busana di Surabaya. Pria yang juga dikenal sebagai presenter kondang itu langsung mengambil contoh peserta fashion show Metropolis Woman on the Catwalk, mengajak desainer busananya ikut maju, lantas mengomentari satu per satu. Salah satunya adalah busana yang dikenakan Chintara Resta. Peserta dengan nomor 19 itu mengenakan gaun malam hitam dari bahan satin yang dilipit, dibentuk seperti kipas, lantas disusun. Bagian atas berbentuk halter neck berhias bebatuan. Chintara melengkapi penampilannya dengan anting besar serta hiasan kepala yang mengombinasikan bunga dan bulu-bulu. "Bunga dan bulu adalah dua hal yang tidak bisa menyatu," katanya dalam acara yang berlangsung di Convention Hall Tunjungan Plaza itu. Dia lantas mengajak Dadang Ibnu Satoto serta Een Restuningtyas yang merancang busana tersebut ke atas panggung. Dia lantas menunjukkan halter neck yang sudah terkesan ramai. "Ini sudah cantik. Anting tidak perlu dipakai, polos aja," kata pria yang juga keponakan perancang ternama Adjie Notonegoro tersebut. Mendengar penuturan Ivan, Dadang dan Een manggut-manggut. "Benar juga sih. Sepertinya, Ivan memang lebih suka tampil simpel," kata Een yang juga ibunda Chintara tersebut. Perempuan yang memiliki latar belakang arsitek tersebut menyatakan sering memakaikan hiasan kepala tersebut setiap kali Chintara tampil. "Mungkin untuk ke depan, saya perhatikan masukan Ivan," tegasnya. Ivan juga memberikan masukan kepada perempuan yang mengenakan jilbab. Menurut dia, memakai kaus dalam kemudian mengombinasikan dengan busana tanpa lengan bukanlah fashion yang benar. "Kalau memang pakai baju muslim. Sebaiknya kenakan yang sesuai dengan tata cara yang benar. Lebih baik pakai baju yang berlengan," tegas pria yang kemarin tampil dengan setelan hitam tersebut. Aturan yang sama juga diterapkan pada kebaya. Memakai kebaya transparan lantas mengenakan kaus dalam di baliknya adalah satu kesalahan. "Itu salah ya Ibu-Ibu. Jangan diikuti. Lebih baik pakai kebaya yang full furring," tegasnya. Kebaya dengan pelapis penuh tidak akan mengurangi keanggunan atau kecantikan kebaya itu sendiri. Yang penting, sesuai dengan aturan busana muslim. Setelah kemarin Ivan Gunawan memberikan banyak tip tentang penampilan, hari ini (31/1) Beauty Fest yang memasuki hari terakhir akan diisi oleh Chenny Han. Dia sosok yang dikenal piawai menyulap penampilan seseorang dengan tata rias yang sesuai dengan bentuk wajahnya. Untuk mendapatkan informasi itu, siapa saja tidak perlu mengeluarkan biaya karena bisa datang ke Beauty Fest gratis.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar